Nuzul Rachdy: DPRD Harus Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemerintah Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai mitra kritis bagi pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya di sela kegiatan retreat nasional bersama para Ketua DPRD se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang diikuti pimpinan legislatif dari seluruh Indonesia ini menjadi forum strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan, sekaligus menyelaraskan peran DPRD dalam mendukung kebijakan nasional di daerah.
“DPRD tidak boleh hanya menjadi pelengkap. Kita harus menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah, memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegas Nuzul dalam keterangan tertulisnya.
Ia menilai, retreat yang digelar Lemhannas memberikan pemahaman komprehensif terkait tugas dan fungsi DPRD dalam sistem pemerintahan, termasuk dalam hal legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang efektif.
Pada agenda hari kedua, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari hubungan kelembagaan legislatif dengan pemerintah daerah, kebijakan kedaulatan pangan, hingga pengaruh geopolitik terhadap ketahanan nasional. Selain itu, peserta juga dibagi ke dalam kelas-kelas tematik yang membahas isu kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Nuzul, dinamika global saat ini menuntut DPRD untuk lebih adaptif dan responsif dalam merumuskan kebijakan di daerah.
“Kita di daerah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinkronisasi yang kuat dengan pemerintah pusat, namun tetap dengan fungsi kontrol yang berjalan. Itu yang ditekankan dalam retreat ini,” ujarnya.
Ia berharap, hasil dari kegiatan tersebut dapat diimplementasikan di Kabupaten Kuningan, khususnya dalam memperkuat kualitas kebijakan publik serta meningkatkan sinergi antara legislatif dan eksekutif.
“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan perspektif yang didapat di sini bisa diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
| Berita Terbaru